Main Bola Saat Kunjungan, Wapres Gibran Dikritik Tokoh Papua

Gibran main bola di Papua.

MALADALO.COM -- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka baru-baru ini melakukan kunjungan kerja ke Papua pada 13-14 Januari 2026, meninjau berbagai program pembangunan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. 

Kunjungan ini mencakup lokasi seperti Wamena di Papua Pegunungan dan Biak Numfor, dengan fokus pada pemerataan infrastruktur serta program prioritas nasional.

Gibran meninjau Sekolah Rakyat, blusukan ke Pasar Ikan Fandoi dan Pasar Potikelek, serta memantau program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 1 Wamena. Ia juga mengumpulkan pegiat kopi lokal dan memastikan program "quick wins" berjalan optimal di Papua Pegunungan.

Di Stadion Pendidikan Wamena, Gibran bermain sepak bola bersama anak-anak SSB YPK Betlehem, mencetak tiga gol hingga timnya menang 5-2, sambil membagikan buku dan kaos. 

Kegiatan ini disambut antusias warga setempat, yang memenuhi tribun stadion.

Meski mendapat sambutan hangat, kunjungan menuai kritik dari tokoh Papua seperti Theo Hesegem dan Paskalis Kossay, yang menilainya seremonial tanpa kebijakan signifikan. 

Jadwal ke Yahukimo dibatalkan mendadak karena ancaman keamanan.

​Theo Hesegem, Direktur Yayasan Keadilan dan Kebutuhan Manusia Papua, menyebut kunjungan Gibran hanya seremoni seperti tinjau pasar, sekolah, dan main bola, yang tidak menyentuh akar masalah seperti pelanggaran HAM dan krisis kemanusiaan. 

Ia mendesak dialog dengan Dewan Adat Papua, fraksi politik, aktivis HAM, bahkan tokoh OPM, bukan pendekatan simbolis yang menunjukkan pemerintah pusat menutup mata terhadap konflik.

Paskalis Kossay juga menilai kunjungan terkesan seperti rekreasi akhir pekan tanpa agenda jelas atau gebrakan kebijakan signifikan.

Kunjungan anak sulung Joko Widodo ini hanya formalitas bertemu Forkopimda dan blusukan tanpa efek positif pada permasalahan Papua.*

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak